images/images-1668083114.jpg
Sejarah
Kuliner

Buku Resep Masak Paling Mahal Dari Nenek Goethe

Author1 Abad1

Nov 11, 2022

374 views

24 Comments

Save

Penulis : Pulung Ciptoaji

 

abad.id-Umunya buku termahal atau best seller berisi tentang otobiografi atau cerita novel yang seru. Namun tidak demikian dengan buku resep masak Nenek Goethe yang disusun tahun 1725 harganya sangat mahal. Sungguh tidak adil bagi buku resep masak ini harganya sangat mahal. Padahal sing penulis bukan Nenek Goethe, melainkan tulisan tangan dari suaminya Textor. Anna Margaretha Justina Textor hanya menulis dua halaman dari 182 halaman dalam buku tersebut. Mahalnya buku ini bukan karena pengarang, namun nilai sejarahnya.

 

Anna Margaretha Justina hanya warga biasa yang menikah di usia 14 tahun dengan seorang ahli hukum Johann Wolfgang Textor pada 1725. Jabatan Textor sat itu sebagai pengacara negara di kota Wetzlar. Kemudian Textor dipilih sebagai anggota kotapraja kota kelahirannya Frankrut. Kemudian pasangan muda ini pindah ke jalan Fredberger di kawasan perumahan padat.

 

Di usia 22 tahun perkawinan mereka, salah satu anak perempan pasangan ini melahirlah anak laki laki tanggal 28 Agustus 1749 yang diberi nama Johan Wolfgang Goethe. Suatu saat nanti sang anak akan menjadi sastrawan besar. Sejak kecil Wolfgang Goethe sangat sayang dengan kakek neneknya hingga mempersembahkan bebetapa puisi.

 

Banyak kenangan manis dirasakan Wolfgang Goethe tentang keluarga besatnya itu. Salah satu yang diingat dan ditulis dalam buku Dichtung Un Wahrheit adalah ketika kenangan berumur 8 tahun. Diceritakan Wolfgang Goethe bahwa saat itu acara tahun baru dan semua anak dan cucu dikumpulkan dan masak bersama. Suasana sangat gembira karena rumah besar mereka banyak  makanan yang enak dan lezat. Seperti kue biskuit dan anggur. “Resep yang diingat berpuluh puluh tahun masih diingat oleh para cucu sampai saat ini dan tertulis dalam resep buku nenek,” kata Wolfgang Goethe

 

Memang, jika kita membaca buku resep memasak Nenek Goethe, ternyata tidak hanya pandai memasak jenis jenis makanan tertentu. sang nenek juga pandai memasak pretzeln, fricadel dan laubfrosch. Resep ini menjadi unik karena pembaca diajak lebih tahu budaya memasak pada masa lampau. Juga akan tahu bagaimana tips melakukan sesuatu, misalnya cara memerangi sakit gigi dan kelainan kulit seperti kutil. Tips yang tertulis dalam resep itu yaitu ambil pecahan beling, panaskan diatas bara masukan ke dalam anggur dari Rheim. Biarkan beberaoa lama sesudah itu dikumur dengan anggur. “ Itu akan menghilangkan lendir dan bisa menyembuhkan sakit gigi,” tulis resep itu.

 

Sedangkan tips untuk menghilangkan kutil, Nenek Goethe punya cara yaitu mengambil ikatan jerami sebanyak jumlah kutil dan gosok kutil dicampur kotoran binatang. kutil akan membusuk dan mati.”Resep yang sangat istimewa dari nenek berupa cara membuat tinta merah dengan bahan bahan khusus,” terang Wolfgang Goethe.

 

Makanan akan lebih nikmat jika dihidangkan dengan indah di meja makan. Untuk membuat nyaman makan bersama ini, Nenek Goethe juga punya resep menghias meja. Yaitu selalu menambah patung lilin untuk menyenangkan cucu-cucunya. Diatas smeja itu sang nenek juga menghidangkan masakana yang manis. “Setidaknya terdapat 107 resep berisi cara membuat kue dan manisan, juga untuk makanan bahan daging terdapat 16 resep,”.

 

Setelah kakek dan nenek Wolfgang Goethe meninggal dunia, rumah besar itu dijual. Saat itu Jerman sedang perang dengan Perancis. Daerah tempat tingga sang penyair besar sempat dibakar dan porak poranda. Beruntung buku resep diselamatkan Johan Jos Textor dan kemudian diwariskan ke anaknya Anna Maria. Saat Anna Maria meninggal dunia 27 Oktober 1862, buku berwarna coklat itu hilang. Namun anehnya buku itu muncul kembali pada abad ke 19 sebagai koleksi Graf Ludwig von Paar. Setelah Graf Ludwig von Paar meninggal dunia, semua barangnya dilelang. Lelang digelar pada Maret 1982 di Berlin dan dilakukan oleh Alber Cohn seorang pedagang barang antik.

 

Dalam lelang tersebut, album masak Anna Margaretha Justina Textor atau nenek sastrawan Gothe berada di nomor urut 1193 bagian rumah tangga dan perekonomian. Kemudian Buku itu dibeli dengan harga 57 reichmark oleh arsip Goethe dan kini tersimpan kembali dengan rapi. Arsip ini memberi ijin kepada siapapun untuk mengupas kembali resep-resep rahasia kelezatan masakan sang nenek. (pul)

 

 

 

Artikel lainnya

Ilmu Bung Karno dan Pak Harto yang Diperebutkan

Author1 Abad1

Dec 20, 2022

Badan Pengelola Cagar Budaya Masuk Perda Cagar Budaya Kota Surabaya

Author1 Abad1

Nov 28, 2022

Max Meijer: Sisa Tembok Kota Surabaya Bisa Menjadi Penunjang Wisata